 |
Integrasi Hotspot dengan User Manager
Artikel kali ini akan membahas bagaimana membangun managemen user yang
terintegrasi menjadi satu di dalam Mikrotik UserManager dengan yang diimplementasikan
di 2
buah perangkat Routerboard yang berbeda dimana masing-masing Router
tersebut sudah terdapat service hotspot. |  |
Media Penyimpanan RouterBoard
Pada perangkat RouterBoard tipe tertentu dan PC router, kita bisa memasangkan
storage
tambahan untuk media penyimpanan data-data server yang akan kita pasang di router
kita. Dengan menggunakan external storage ini, otomatis data yang bisa tersimpan
bisa lebih banyak daripada menggunakan internal storage-nya sendiri.
Selain itu kita juga dengan mudah melakukan backup untuk data-data yang sudah
kita buat sebelumnya ke external storage yang lain. Bagaimana caranya, silahkan
ikuti tips berikut
ini
|  |
Simple Static Routing
Router Mikrotik, sesuai namanya memiliki kemampuan yang handal dalam melakukan
tugas routing. Tugas utama sebuah router adalah menjembatani atau menghubungkan
trafik dari sebuah network ke network yang lain.
Dalam artikel ini akan kami jabarkan beberapa contoh konfigurasi routing dalam
berbagai topologi berbeda yang sering diimplementasikan.
|  |
Konfigurasi VPN PPTP pada Mikrotik
Dalam membangun sebuah jaringan komputer, mungkin kita akan banyak menemukan
kendala di implementasinya. Salah satu yang paling sering terjadi adalah ketika
akan
menghubungkan dua jaringan akan tetapi letak antar node terlalu jauh, atau bahkan
sudah berbeda wilayah terpisah secara geografis.
Misalnya kita akan membangun sebuah jaringan untuk menghubungkan kantor Jakarta
dan Yogyakarta supaya jaringan di kantor Jakarta dapat mengakses File Server di
kantor Yogyakarta.
Jika ingin membangun infrastruktur sendiri mungkin terlalu sulit karena dengan
kondisi tersebut sudah tidak memungkinkan lagi untuk mengimplementasikan wireless,
apalagi menarik kabel UTP, sangat tidak mungkin. Salah satu solusi nya adalah
menggunakan link FiberOptic, akan tetapi dengan konsekuensi biaya yang besar dan
memakan waktu lama.
Lantas apakah ada solusi hemat dan cepat akan tetapi tetap berorientasi terhadap
keamanan data.? Ada, jawabannya adalah dengan mengimplementasikan VPN (Virtual
Private Network). Dengan
syarat kedua site harus sudah terkoneksi ke internet. |  |
Mikrotik sebagai 3G/EVDO Router Jaringan internet saat ini menjadi salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan
manusia, bukan hanya sebagai media berbisnis tetapi juga media bersosialisasi.
Operator juga sudah memberikan banyak pilihan koneksi untuk memudahkan para pengguna
untuk tersambung ke internet. Perangkat router Mkrotik yang dikenal "merakyat" yang sebelumnya banyak digunakan
untuk jaringan Wireless dan juga kabel, saat ini telah mampu menggunakan modem 3G/EVDO sebagai salah satu alternatif
jalur penghubung ke internet. |  |
[VIDEO] Konfigurasi Dasar Mikrotik Konfigurasi Dasar Mikrotik (Video HD)
|  |
Groove - New Member Routerboard Family
"Smallest Routerboard Ever !" Dengan bentuknya yang kecil apakah performance nya akan maksimal....? Banyak
pertanyaan dan keraguan pada router kecil ini. Tetapi seiring dengan kehadiran
routerboard ini dan varian lain yang akan datang, harapan besar menunggu
mereka untuk hadir di Indonesia. Dalam artikel ini kami coba untuk sedikit mengulas
produk Groove dan memberikan Anda detail spesifikasi serta performance-nya |  |
RB250GS sebagai Multi Fungsi Switch
RB250GS memiliki kemampuan untuk meningkatkan keamanan dan segmentasi network
yang berbeda di jaringan komputer Anda. Pada artikel ini akan membahas sedikit
mengenai implementasi VLAN dan juga implementasi switch ini di jaringan Anda.
|  |
Presentasi Mikrotik di PekanBaru - Riau
Presentasi ini merupakan presentasi mengenai Mikrotik dan fitur-fiturnya yang
sangat lengkap yang sangat membantu untuk mengembangkan bisnis Anda di dunia Jaringan
dan Internet.
|  |
Load Balance menggunakan Metode PCC Load Balance adalah salah satu pengembangan dari fungsi routing dan juga sedikit
campur tangan dari firewall yang ada di Mikrotik. Pada Artikel ini kami berikan
contoh kasus dan juga contoh seting beserta sedikit penjelasan mengenai implementasi
Load Balance menggunakan metode PCC yang hanya bisa dilakukan di versi 3.xx dan
4.xx.
|  |
Selayang Pandang RB800 Wireless Router
Tahun 2009 adalah tahun yang special untuk user Mikrotik, selain munculnya seri
Routerboard baru yang terkenal compact dan murah Routerboard seri 700 maka di
tahun yang sama Mikrotik juga meluncurkan produk High-end Wireless Router yaitu
Routerboard seri 800.
|  |
Video Review RB750 Video Review RB750
|  |
MUM 2009 USA: Wireless MIMO
Mikrotik User Meeting USA 2009 kali ini digelar di Dallas/FortWorth dan
dihadiri sekitar 250 peserta. Sesuai dengan tujuannya, para pengguna
Mikrotik saling membagi pengalamannya dalam menggunakan Mikrotik,
membuka wawasan mengenai fitur-fitur yang selama ini mungkin dirasakan
sulit untuk dilakukan. |  |
MUM 2009 USA: Selamat Datang RB750 Seperti halnya MUM lainnya, pada sore hari sebelum MUM dilangsungkan, diadakan
welcome party dan pendaftaran peserta. Yang menarik pada MUM kali ini adalah setiap
peserta yang hadir pada MUM, mendapatkan router RB750! |  |
Mendalami HTB pada QoS RouterOS Mikrotik Implementasi QoS di Mikrotik banyak bergantung pada sistem
HTB (Hierarchical Token Bucket). HTB memungkinkan kita membuat queue menjadi lebih
terstruktur, dengan melakukan pengelompokan-pengelompokan bertingkat. Yang banyak
tidak disadari adalah, jika kita tidak mengimplementasikan HTB pada Queue ternyata
ada beberapa parameter yang tidak bekerja
seperti yang kita inginkan.
|  |
Presentasi Mikrotik di Indonesia Game Show 2008 Berikut ini adalah materi yang dibawakan pada seminar Mikrotik di Indonesia Game
Show 2008.
|  |
MoGash, Uang Masa Depan
Cara ini memudahkan siapa saja yang memerlukan lisensi Mikrotik untuk
memperbarui lisensi router yang mereka gunakan ketika terjadi kondisi
darurat pada tengah malam yang mengharuskan koneksi tetap terkendali
sebagai bentuk layanan terhadap pelanggan lain. |  |
Men-Generate Lisensi secara Online di Mikrotik.co.id Dengan gembira kami menginformasikan bahwa saat ini proses pembuatan lisensi
Mikrotik RouterOS sudah dapat dilakukan secara online di mikrotik.co.id. Fitur
ini tentu akan mempermudah Anda yang membutuhkan lisensi Mikrotik. Anda tidak
perlu lagi menunggu proses manual. |  |
Video Tutorial Instalasi Mikrotik dengan Netinstall Berikut ini adalah video cara melakukan instalasi Mikrotik dengan menggunakan Netinstall. |  |
Simple Queue, Memisah Bandwidth Lokal dan Internasional Artikel ini membahas cara memisahkan bandwidth management (dengan simple queue)
untuk trafik internasional dan lokal. Andapun tetap dapat menggunakan transparan
web-proxy internal. |  |
Variasi Pengembangan Komputer Mobil
Pada mobil Honda CRV 2005 ini, dipasang perangkat tambahan sistem
jaringan Wifi 2,4 GHz, menggunakan Routerboard RB112 produksi Mikrotik,
yang dilengkapi dua buah interface wireless. Satu terhubung dengan
antena WiFi di atap, dan satu lagi menggunakan antena internal.
|  |
BGP-Peer, Memisahkan Routing dan Bandwidth Management Dalam artikel ini, akan dibahas cara untuk melakukan BGP-Peer ke BGP
Router Mikrotik Indonesia untuk melakukan pemisahan gateway untuk
koneksi internet internasional dan OpenIXP (NICE). Setelah pemisahan koneksi
ini dilakukan, selanjutnya akan dibuat queue untuk tiap klien, yang
bisa membatasi penggunaan untuk bandwidth internasional dan OpenIXP (NICE). |  |
Queue dengan SRC-NAT dan WEB-PROXY Pada penggunaan queue (bandwidth limiter), penentuan CHAIN pada MENGLE sangat
menentukan jalannya sebuah rule. Jika kita memasang SRC-NAT dan WEB-PROXY pada
mesin yang sama, sering kali agak sulit untuk membuat rule QUEUE yang sempurna.
|  |
Load Test Routerboard 153
Menjawab keluhan terbatasnya jumlah interface pada RB112, Mikrotik meluncurkan
board tipe
100 yang dinamai Routerboard 153. Dengan harga yang masih terjangkau, RB153 hadir
dengan 5 buah interface ethernet, dan juga 3 buah interface minipci.
|  |
Perubahan Sistem Lisensi Mikrotik RouterOS
Mulai bulan Agustus 2006, Mikrotik melakukan pengubahan pada sistem perpanjangan
lisensi, yang meliputi perubahan sistem masa berlaku free upgrade untuk routerOS.
|  |
Perbandingan Beberapa Wireless MiniPCI Di pasaran mudah kita temui berbagai wireless minipci card. Mulai dari yang berdaya
kecil, hingga yang cukup besar. Manakah yang memiliki performa baik jika digunakan
dengan Mikrotik? Simak hasil test kami.
|  |
Oleh-oleh dari MUM Praha (1) Bulan Januari 2006, saya merasa sangat beruntung, berkesempatan mengikuti acara
Mikrotik User Meeting (MUM) yang diadakan di Praha, Republik Ceko. Artikel ini
adalah tulisan ringan yang merupakan kesan-kesan saya saat mengikuti acara tersebut.
|  |
Setting Mikrotik Wireless Bridge
Sering kali, kita ingin menggunakan Mikrotik Wireless untuk solusi point to point
dengan mode jaringan bridge (bukan routing). Namun, Mikrotik RouterOS sendiri
didesain bekerja dengan sangat baik pada mode routing. Kita perlu melakukan beberapa
hal supaya link wireless kita bisa bekerja untuk mode bridge.
|  |
Penggunaan IPSec untuk Abacus
Setting Mikrotik untuk user Abacus
|  |
Unjuk Gigi Router Rakitan Kebolehan sistem operasi Mikrotik ini banyak terlihat pada acara
Mikrotik User Meeting yang diselenggarakan tanggal 19-20 Januari lalu
di Praha, Ceko. Sebanyak 175 peserta dari berbagai belahan dunia ikut
hadir. |  |
Sistem Level Lisensi Mikrotik (BARU)
Mikrotik menerapkan sistem level lisensi yang baru. Dengan adanya sistem level
lisensi yang baru ini, diharapkan pengguna lebih diuntungkan, karena harganya
yang lebih murah dan jangka waktu free upgrade yang lebih lama (sekarang menjadi
3 tahun untuk level 5 dan 6). |  |
Wireless LAN FAQ Berikut ini adalah daftar pertanyaan dan jawaban yang banyak ditanyakan mengenai
sistem wireless Mikrotik.
|  |
Upaya Penanganan Bencana Tsunami dan Gempa di Aceh Hari Kamis yang lalu, Valens Riyadi, partner dari Indonesia dan reseller produk
Mikrotik, mengikuti tim pendukung upaya penanganan bencana tsunami dan gempa bumi
di Banda Aceh, Indonesia, dalam rangka mengembangkan sistem internet dalam keadaan
darurat. |  |
Berbagai Level Router OS dan Kemampuannya Mikrotik RouterOS hadir dalam berbagai level. Tiap level memiliki kemampuannya
masing-masing, mulai dari level 3, hingga level 6. Secara singkat, level 3 digunakan
untuk router berinterface ethernet, level 4 untuk wireless client, level 5 untuk
wireless AP, dan level 6 tidak mempunyai limitasi apapun. |  |
Wawancara dengan CTO Mikrotik Arnis Riekstins Untuk negara berkembang, solusi Mikrotik sangat membantu ISP atau perusahaan-perusahaan
kecil yang ingin bergabung dengan Internet. Walaupun sudah banyak tersedia perangkat
router mini sejenis NAT, dalam beberapa kondisi penggunaan komputer dan software
Mikrotik merupakan solusi terbaik. |  |
Membuat Jaringan Perangkat PC router ini kemudian diisi dengan sebuah perangkat lunak router buatan
Mikrotik (www.mikrotik.com) dengan membayar lisensi sekitar 45 dollar AS. |  |
Penetrasi Internet Banyak Bergantung ISP Illegal Komputer personal yang dilengkapi beberapa kartu jaringan (network card) sudah
dapat difungsikan menjadi router dan pengatur kecepatan koneksi pelanggan (bandwidth
management). Atau kalau mau lebih mudah, dengan perangkat lunak Mikrotik (http://www.mikrotik.com)
seharga 45 dollar AS, kita sudah bisa mendapatkan aplikasi router yang cukup lengkap. |  |
Bantuan Teknologi Berbagai perusahaan lain pun segera membantu. Acer Indonesia, Asus, Dell Indonesia,
Sony Ericsson, Corsair, Micro Star International, Intel Indonesia, Allied Telesyn,
Ericsson, MikroTik, JetCom.Net, CSM, PSN, dan berbagai perusahaan lain turun tangan
menyumbangkan tenaga, pikiran, dan peralatan untuk menghubungkan Aceh dengan dunia
luar. |  |
Autentikasi di Internet Kedua, tenaga "grade menengah" dapat menjalankan peranti Mikrotik yang harus
dibeli dengan nilai sekitar Rp 300.000 sampai Rp 1 juta, dan dapat mewujudkan
pemantauan dan pembatasan kewenangan pelanggan internet. |  |
Fitur RouterOS MikroTik RouterOS™ V2.8 has HotSpot Solution enabling user authentication and
accounting in public or private, wired or wireless networks. Typical applications
include wireless access in airports, hotels and other public places, as well as
authenticated access to network resources in universities and schools. |  |