username
password
daftar | lupa password  
Keranjang Belanja | Detail
barang, Rp ,-
Di luar PPN, diskon %
 
Cari produk:
 
Halaman Muka
Produk
Voucher MUM
Lisensi (dgn DOM)
Lisensi (tanpa DOM)
Upgrade Lisensi
Cloud Router Switch
Interface
Switch
MikroBits Switch
RouterBoard (only)
Router Indoor
Wireless Indoor NEW
Router Outdoor
RouterBoard 2011
RouterBoard 3011
MikroBits Aneto
MikroBits Ainos
MikroBits Celoica
MikroBits Dinara NEW
Cloud Core Router
Wireless Indoor 800
Wireless Outdoor 800
Wireless Indoor 493
Wireless Indoor 433
Wireless Outdoor 433
Wireless Outdoor 435
Wireless Indoor 411
Wireless Outdoor 411
Wireless Outdoor 900
Wireless Outdoor 711
Groove
Metal
Embedded 2.4GHz
Embedded 5.xGHz
Indoor Antenna
RF Ellements
Outdoor Antenna
SFP Transceiver
Mikrobits Fiber Patch
NetProtector NEW
Perlengkapan Lain
Discontinued
Rancang Sendiri
Aplikasi Bantu
Pelatihan
Manual & Dokumentasi
Download Area
Artikel
Tips & Trik
Mikrotik @ Media
Fitur & Penggunaan
Tentang Kami
Aturan & Tata Cara
Layanan Pelanggan
BGP-Peer NEW
Kontak Kami
 
 
 

Artikel

Kategori : Tips & Trik
Test Performa Distribusi Wireless
Saat ingin membangun jaringan distribusi Wireless Point To Multipoint dengan beberapa perangkat AP, ada beberapa pilihan skema yang bisa diterapkan. Bisa menggunakan skema AP bridge independen (DS) atau bisa juga menerapkan Mode WDS. Tujuan akhir tentu saja agar Client tetap mendapatkan layanan yang sama walaupun Client bergerak atau berpindah tempat (roaming). Pada artikel ini akan dibahas perbandingan kinerja dari kedua skema tersebut.
Deteksi dan Filter Trafik Ultrasurf VPN dengan MikroTik
Banyak kasus yang dialami dilapangan ketika kita melakukan filtering trafik client untuk akses internet. Seiring berkembangnya teknologi banyak aplikasi-aplikasi yang dibuat untuk melakukan 'bypass' koneksi sehingga filtering yang dibuat tidak akan berguna lagi. Client yang menggunakan aplikasi tersebut tetap bebas 'berselancar' di internet tanpa terkena filtering. Salah satu aplikasi yang banyak digunakan adalah Ultrasurf VPN. Aplikasi ini menggunakan protokol TCP dan port 443. Hal ini yang menjadi alasan cukup sulit untuk mencegah atau memblokir koneksi dari ultrasurf VPN. Terlebih lagi aplikasi ini menggunakan IP Public yang dinamis untuk konektivitasnya.
Penggunaan 'Shared-Users' di Userman
Mungkin ada diantara kita yang menemukan sebuah permasalahan ketika ingin menggunakan satu user akun untuk login lebih dari satu client menggunakan UserManager, maka akan muncul error "no more sessions are allowed for user". Hal ini terjadi ketika ada satu client yang sudah login menggunakan user akun tersebut dan ada client lain yang akan login menggunakan user akun yang sama. Padahal pada konfigurasi 'Shared-Users' pada userman sudah disetting unlimited.
Wireless VLAN Access pada CRS Series
Mikrotik memiliki produk Layer 3 Switch yaitu Cloud Router Switch series. Fitur-fitur dasarnya sudah dibahas pada artikel berikut Pengenalan Fitur Dasar Cloud Router Switch. Terdapat 2 type CRS yang memiliki interface wireless, salah satunya CRS109-8G-1S-2HnD-IN, produk ini selain memiliki 8 port gigabit yang bisa di switch (master-port), juga memiliki 1 interface Wlan. Bagaimana jika vlan yang sebelumnya dilewatkan melalui ethernet switch, juga akan didistribusikan melalui wireless ? 
Perhitungan MTU pada MikroTik
Maximum Transmission Unit adalah istilah dalam teknologi informasi yang merujuk kepada ukuran paket data terbesar yang dapat ditransmisikan melalui sebuah media jaringan. Ukuran MTU adalah bervariasi, tergantung teknologi jaringan yang digunakan. Contohnya adalah dalam jaringan berbasis teknologi Ethernet, ukuran MTU maksimum adalah 1500 bytes. Adalah tugas lapisan data-link yang harus menentukan ukuran MTU.
Hotspot dengan 2 Radius Server
Pada artikel kali ini kita akan mencoba membahas mengenai penggunaan servis hotspot dengan menggunakan 2 radius server yang berbeda. Secara default pada router mikrotik satu servis hanya bisa menggunakan satu radius server untuk melakukan proses AAA (Authentication, Authorization, Accounting).
Logging MikroTik dengan Remote Syslog
Masih seputar integrasi router MikroTik dengan aplikasi eksternal, kali ini kita akan mencoba melakukan konfigurasi MikroTik untuk mengirimkan aktivitas log secara remote. MikroTik sendiri sebenarnya sudah mengembangkan sebuah aplikasi yaitu MTSyslog. Contoh konfigurasinya juga sudah kita lakukan pada artikel sebelumnya disini. Dan sekarang kita akan mencoba bagaimana menggunakan syslog yang ada pada linux (ubuntu).
Monitoring Trafik MikroTik dengan Cacti Linux
Pada artikel sebelumnya sudah kita bahas tentang monitoring trafik dari MikroTik menggunakan aplikasi yang terdapat pada sebuah perangkat PC. Kali ini kita akan mencoba membahas tentang monitoring traffik MikroTik dengan memanfaatkan fitur SNMP. Ada beberapa jenis aplikasi yang bisa digunakan dengan protokol SNMP, diantaranya adalah MRTG, Cacti, dan juga The Dude.
Hotspot dengan Eksternal DHCP Server tanpa NAT
Service hotspot biasanya sudah include dengan fitur DHCP. Akan tetapi, suatu saat bisa saja kita sudah memiliki DHCP server, kemudian ingin membangun jaringan hotspot baru dengan memanfaatkan DHCP Server yang sudah ada. Gambaran topologinya adalah terdapat satu router yang mana router tersebut memiliki satu router utama sebagai gateway/backbone koneksi internet. Pada router tersebut di konfigurasi hotspot namun untuk layanan DHCP server mengambil dari router utama (main). Sehingga pada router tersebut hanya menjalankan service hotspot saja serta untuk koneksi internet dan juga komunikasi dengan jaringan lokal lainnya akan menggunkan full routing tanpa NAT. Lalu, bagaimana konfigurasi dari contoh kasus diatas?
Distribusi VLAN melalui Wireless
VLAN merupakan sebuah metode yang sering digunakan untuk mendistribusikan beberapa segment jaringan yang berbeda pada perangkat router dengan interface ethernet yang terbatas. Dengan VLAN ini kita bisa membuat sebanyak 4095 segment LAN dalam sebuah interface. Dalam pembuatan VLAN terdapat sebuah parameter utama yaitu Core Port (Tagged) dan Edge Port (Untagged). Mungkin pada istilah lain kedua parameter tersebut lebih dikenal sebagai Trunk Port dan Access port. Untuk Core Port kita membutuhkan sebuah Router untuk membuat VLAN dan pada Edge port kita perlu sebuah switch manageable untuk memecah/membagi jaringan yang tadinya terdapat dalam satu interface kedalam beberapa interface yang terpisah untuk koneksi ke client. Mengenai VLAN dan juga konfigurasi dasarnya bisa dilihat pada artikel sebelumnya disini. Pembahasan kita kali ini bagaimana cara kita mendistribusikan VLAN dari Core Port (Tagged) menuju ke Edge port (Untagged) melalui koneksi wireless. Seperti yang telah kita ketahui VLAN dapat berjalan dengan baik ketika Core Port tersetting pada interface ethernet dan didistribusikan via kabel ke Edge port. Apakah dengan menggunakan media wireless ini juga bisa dilakukan hal yang serupa?
Wireless Management User
Sebuah jaringan yang baik tentu memiliki management yang bagus. Setiap user didalam jaringan mempunyai karakter yang berbeda-beda, baik dari segi kebutuhan koneksi, privasi, dan otoritas. Kita sebagai seorang administrator jaringan tentu harus memahami betul dan mampu untuk melakukan yang konfigurasi secara tepat.
Upgrade RouterOS dengan The Dude
Sebuah aplikasi monitoring jaringan yang dikembangkan oleh MikroTik yaitu 'The Dude'. Dengan adanya pembaruan system pada the dude yang pada saat ini terdiri dari 2 versi yaitu the dude server dan the dude client. Berbeda dengan versi yang lama dimana the dude dapat berjalan di lokal PC yang menjadi server sekaligus client, namun untuk versi yang baru ini kita harus melakukan instalasi the dude server pada perangkat routerboard jenis TILE (CCR), x86, ARM. Dan untuk the dude client di install pada perangkat lokal PC. Untuk mengenai intalasi bisa dilihat pada artikel sebelumnya disini. Dan kali ini kita akan membahas sebuah fungsi the dude selain untuk monitoring yaitu kita bisa melakukan upgrade versi dari routerboard dari the dude.
Management Bandwith VPN User
Pengelolaan penggunaan bandwith merupakan sebuah hal yang penting. Dengan ini kita bisa menghindari monopoli penggunaan bandwith. Sehingga penggunaan bandwith bisa kita atur secara merata atau bisa juga kita gunakan untuk memberikan prioritas-prioritas kepada user tertentu. Lalu, bagaimana jika user tersebut adalah pengguna koneksi VPN dari jaringan kita. Ada beberapa cara yang bisa diterapkan, yaitu secara Dinamic dan juga Static. Untuk metode dinamic telah kita bahas di artikel sebelumnya disini. Dengan metode dinamic ini ketika ada user VPN login maka akan diberikan jatah bandwith seperti yang kita tentukan. Hal ini mungkin cukup mudah jika user VPN tersebut tidak terlalu banyak dan cenderung bersifat statis.
Migrasi Database User Manager
Saat kita ingin membuat layanan hotspot, akan lebih mudah jika kita menggunakan sebuah system untuk menangani AAA (Authentication, Authorization dan Accounting), untungnya di mikrotik sudah tersedia sebuah tool yakni usermanager. Di dalam usermanager terdapat database yang digunakan untuk menyimpan informasi service meliputi hotspot users, PPP users, DHCP Leases, Wireless AccessList, dan RouterOS users. Membuka usaha hotspot dengan user harian tidaklah terlalu sulit ketika kita kehilangan data, misalkan kehilangan data user yang telah kita buat. Namun menjadi masalah besar jika kita sudah memiliki banyak user. Oleh karena itu melakukan backup suatu data untuk keperluan maintenance merupakan kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan. Kali ini kita akan membahas bagaimana melakukan backup database usermanager dan melakukan restore database tersebut ke router yang baru jika router mengalami kerusakan.
Manajemen Bandwidth User Hotspot yang di Bypass (IP Binding)
Ketika user hotspot di bypass, berarti user tersebut sudah tidak bisa kita lakukan pembatasan bandwidth menggunakan User Profile.  Parameter rate-limit pada user profile akan diabaikan. Untuk mengatasi hal tersebut kita bisa melakukan beberapa cara tergantung IP binding yang kita lakukan.
Penjelasan Dynamic Mangle saat Mengaktifkan PPP
Mangle merupakan salah satu fitur Mikrotik yang dapat digunakan untuk melakukan penandaan paket data, yang selanjutnya nama / tanda tersebut dapat digunakan pada service lain seperti Firewall Filter, NAT, atau queue. Disamping itu Mangle juga memiliki fungsi pengubah beberapa nilai pada header packet data.
Kombinasi Setting Bridge dan Switch Mode
Pada beberapa produk Mikrotik disematkan sebuah switch chipset yang dipersiapkan agar Router Mikrotik dapat diseting sebagai switch pada kondisi tertentu. Mengubah interface ethernet yang sebelumnya router-network menjadi switch-network. Artikel ini akan membahas bagaimana pengaturan switching pada Mikrotik secara sederhana.
Kombinasi MikroTik dengan External Proxy
Proxy bukan hal yang asing dalam dunia Mikrotik. Mikrotik sendiri memiliki fitur proxy yang bisa dikatakan cukup sederhana. Banyak user Mikrotik kemudian menambahkan external proxy agar dapat menggunakan fitur yang lebih complex daripada fitur internal proxy. Pertanyaannya, apakah keduanya memiliki perbedaan performa yang signifikan? Pada artikel ini kami akan coba lakukan test performa internal dan external proxy.
Limitasi Bandwidth Berdasarkan Waktu
Simple queue merupakan metode management bandwidth yang paling mudah. Cara konfigurasi yang mudah dan hasil yang cukup efektif. Namun terkadang kita sebagai admin jaringan menginginkan management bandwidth custom yang fleksibel. Misalnya melakukan limitasi bandiwtdh berdasarkan waktu. Jika dibayangkan sepertinya membutuhakn konfigurasi yang kompleks, namun ternyata konfigurasi yang harus dibuat cukup simple.
Test Throughput Mode Wireless
Pada properties wireless, ada banyak mode yang bisa digunakan sesuai kebutuhan. Ada beberapa mode yang memiliki fungsi hampir sama, misal mode station-bridge dengan station pseudobridge. Pada artikel kali ini, kita akan bahas performa masing - masing mode dalam melewatkan throughput data.
Authentikasi Hotspot Menggunakan Active Directory
Artikel ini akan membahas mengenai authentikasi Mikrotik menggunakan database user yang ada pada Windows Active Directory.
Forwarding DNS Server
Seperti yang telah kita ketahui, apabila kita mempunyai sebuah usaha yaitu penyedia jasa internet, seperti RT/RW Net, Internet Cafe (Warnet), atau bisa juga sebagai administrator jaringan di sebuah perusahaan. Maka sesuai dengan peraturan pemerintah atau juga kebijakan dari masing-masing pengelola untuk melakukan filtering akses dari situs-situs yang mengandung unsur SARA, Pornografi, dan situs yang memiliki konten 'negatif'.
Membuat Voucher Hotspot di Userman
Apabila kita pergi ke cafe atau 'Warung Internet' dan ingin akses internet dengan layanan hotspot, kita akan diminta untuk membeli voucher. Pada voucher tersebut biasanya tertulis seperti 'Username', 'Password', 'Harga', 'Quota/Durasi Waktu'. Nah, lalu bagaimana cara membuat voucher tersebut?
Modifikasi Tampilan Login Hotspot
Seperti yang kita ketahui bahwa pada router mikrotik memiliki sebuah fitur hotspot. Ketika kita membuat hotspot dan mencoba akses internet melalui titik hotspot tersebut maka kita akan di-redirect ke halaman login untuk proses autentikasi user. Nah, darimana halaman login tersebut berasal? Apabila kita melihat kedalam 'Files' di storage router akan terlihat kumpulan file yang berekstensi html. Salah satunya ada file dengan nama 'login'. Dari file inilah tampilan-tampilan login hotspot itu berasal.
Reinstall SwOS (RB250GS & RB260GS/GSP)
Jika kita memliki sebuah switch RB250GS dan RB260GS/GSP dan mengalami masalah pada sistem operasinya misal karena Kernel Panic, lalu bagaimana cara memperbaikinya? Mungkin jika pada router kita bisa melakukan reinstall dengan menggunakan netinstall, lalu apakah pada switch bisa di reinstall? Seperti yang kita tahu switch RB250GS dan RB260GS/GSP menggunakan sistem operasi SwOS. Untuk cara remote sistem operasinya pun juga berbeda dengan RouterOS, jika pada RouterOS bisa di remote melalui aplikasi winbox, namun untuk SwOS hanya bisa di remote melalui web browser karena tampilannya merupakan web based. Apabila kita melakukan remote menggunakan winbox maka akan secara otomatis di direct ke web browser.
Limitasi Hotspot dengan Sistem Quota
Pernahkah Anda berlangganan sebuah paket internet bulanan dengan sistem quota, kemudian apabila pemakaian internet kita melebihi quota yang telah ditentukan maka kecepatan internet yang kita gunakan akan turun ?. Nah, bagaimana kalau sistem tersebut diberlakukan pada service hotspot di MikroTik ? Untuk membuat sistem tersebut kita akan menggunakan fitur User Manager yang diintegrasikan dengan hotspot. 
Koneksi Port SFP antar RouterBoard Mikrotik
Perkembangan teknologi internet sekarang ini sangat cepat. Dahulu orang menggunakan internet masih menggunakan koneksi yang lama, namun sekarang sudah menggunakan keneksi serba cepat. Alat-alat teknologi pun berkembang seiring dengan perkembangan teknologi yang ada. Banyak media-media yang digunakan dalam penyaluran sinyal, salah satunya ialah fiber optik. Fiber optik dapat dikatakan sebagai salah satu bentuk transmisi dalam gelombang cahaya. Perangkat pendukung untuk pemasangan sistem komunikasi menggunakan Fiber Optik yaitu Optical connector, pigtail, SFP, dll. Kali ini kita hanya akan fokus pada SFP. SFP merupakan kependekan dari Small Form-Factor Pluggable. SFP adalah perangkat yang men-transmitte dan me-receive sinyal informasi dengan media serat optik. SFP merupakan pengembangan dari Gigabit Interface Converter (GBIC). SFP disebut juga mini-GBIC. Istilah GBIC artinya suatu port yang dikhususkan untuk berhubungan dengan jaringan backbone dengan bandwidth yang besar.
Ugrade RouterOS ke versi 6.20 pada x86
RouterOS versi baru (6.20 ke atas) memiliki menu manajemen disk yang berbeda dengan versi sebelumnya. Sehingga terdapat langkah yang perlu diperhatikan ketika melakukan upgrade versi RouterOS ke versi terbaru, terutama pada Router x86 seperti PC router atau MikroBits Series.
Multiple SSID dengan VAP di Mikrotik
Multiple SSID adalah salah satu metode yang sering digunakan dalam distribusi akses jaringan melalui media nirkabel/wireless. Metode ini memungkinkan sebuah perangkat yang hanya memiliki satu interface wireless dapat memancarkan lebih dari 1 SSID dengan service yang berbeda pula.
Mengirim File Backup Router Melalui Email Otomatis
Melakukan backup konfigurasi pada Router adalah salah satu langkah terbaik agar admin tidak perlu melakukan config ulang pada saat router ter-reset. Akan lebih baik jika file backup tidak disimpan pada storage/disk internal agar tidak ikut hilang saat Router rusak.
Manajemen Disk pada RoS v.6.20
Manajemen disk pada RouterBoard memang tidak akan berdampak langsung pada setting. Akan tetapi jika kita sudah memanfaatkan fitur-fitur yang membutuhkan media penyimpanan extra, seperti usermanager, the dude dan proxy, manajemen disk harus dilakukan
Setup, Melakukan Basic Setting via CLI
Dalam membangun sebuah jaringan yang besar tentu dimulai dari konfigurasi router dasar terlebih dahulu. Pada artikel ini akan dibahas bagaimana cara melakukan konfigurasi dasar Router Mikrotik melalui salah satu menu pada Command Line Interface (CLI)
Point To Point Addressing
Pengalamatan IP Address pada jaringan merupakan hal yang sangat penting. Cara yang lazim digunakan adalah dengan melakukan pengelompokan atau pembagian dengan cara subneting.
Membangun Jaringan Wireless Mikrotik
Pendistribusian akses jaringan menggunakan teknologi nirkabel/wireless saat ini semakin menjadi pilihan. Cakupan area, kemudahan serta sifat flexible pada wireless menjadi alasan admin jaringan menggunakan nya. Di samping itu, untuk area-area yang banyak dikunjungi orang seperti mal, cafe, atau kantor teknologi wireless sangat tepat digunakan.
Bypass Port pada Mikrotik
Bagi provider, ketersediaan layanan jaringan adalah hal yang sangat penting. Customer berharap layanan tersebut akan selalu ada atau dengan kata lain SLA 100%. Akan tetapi dari sisi penyedia terkadang kendala teknis menjadikan hal tersebut tidak dapat diberikan secara sempurna. Misalnya pada saat Router hang, tiba-tiba tidak bisa booting atau bahkan mati. Pada saat seperti ini, salah satu yang biasanya dilakukan adalah mem-bypass traffic client, intinya asal client dapat akses internet.
Memisahkan Traffic Game Online dan Browsing
Semakin hari kebutuhan akan manajemen jaringan semakin beragam. Hal ini tidak dari semakin beragam nya pula layanan internet yang ada. Dari mulai portal berita, forum, sosial media serta game online yang saat ini banyak digemari pengguna internet. Lantas bagaimana admin jaringan sebaiknya melakukan manajemen, khususnya pada sisi Bandwidth manajemen agar peggemar game online dan pencari informasi via browsing dapat dengan nyaman melakukan kegiatan nya?
Simple Port Knocking
Keamanan tentu harus mendapat perhatian khusus dalam manajemen jaringan. Disamping sudah dilengkapi dengan system keamanan berupa username dan password, tetapi tidak ada salahnya kita menerapkan metode keamanan berlapis untuk Router. Port Knocking merupakan salah satu metode yang bisa diterapkan.
Interkoneksi Jaringan Untuk Mobile Client
Saat ini koneksi yang aman sudah menjadi kebutuhan pokok untuk kebutuhan pertukaran informasi, terlebih jika informasi yang ditransmisikan bersifat confidential. Dalam perkembangan dunia modern, informasi merupakan hal yang harus bisa segera ditransmisikan dengan aman, cepat, dan flexible. Maka tidak jarang sebuah perusahaan memiliki mobile client. Pada saat tertentu client ini akan berada diluar kantor, namun diwajibkan untuk tetap dapat terkoneksi dengan jaringan LAN kantor. Untuk memenuhi kebutuhan jaringan seperti diatas, MikroTik memiliki fitur yang cukup menarik untuk diimplementasikan.
Manajemen Hotspot User
Hotspot system, terkenal dengan fitur "plug n play" akses nya, sederhana dan mudah dalam melakukan konfigurasi, apalagi di Mikrotik sudah disediakan wizard-nya. Terdiri dari berbagai service yang diaktifkan sehingga tanpa setting tambahan pun Hotspot sudah dapat berjalan. Akan tetapi tentu admin jaringan harus tetap menjaga agar jaringan tetap aman namun tidak mengesampingkan kenyaman user dalam mengakses jaringan.
Implementasi Mikrotik Wireless Controller CAPsMAN
CAPsMAN merupakan sebuah fitur yang akan sangat membantu dalam impelementasi jaringan wireless yang sudah cukup besar seperti kantor, kampus , RT/RW Net atau bahkan pada Wireless ISP.
Pengaturan LCD Display Mikrotik
Untuk tujuan lebih memudahkan admin jaringan melakukan monitoring, Mikrotik RouterOS juga dapat dipasangkan sebuah LCD Display. Bahkan produk-produk RouterBoard terbaru telah dilengkapi LCD Display dengan teknologi layar sentuh, sehingga selain bisa menampilkan status Router, admin juga bisa melakukan konfigurasi melalui touchscreen tersebut.
PPP Tunnel Bridging
Bridging adalah metode yang paling sederhana dalam menerapkan komunikasi antar jaringan, dimana antara satu host dengan host yang lain dapat menggunakan IP Address dalam segment yang sama.  Akan tetapi penggunaan metode bridging dapat menimbulkan masalah jika jaringan nya sudah terlalu besar atau komunikasi sudah melewati jaringan public seperti internet. Kerahasiaan data perlu mendapat perhatian khusus, salah satu nya dengan enkripsi. Agar data bisa terenkripsi untuk menjaga kerahasiaan, bisa diterapkan metode tunneling yang menggunakan enkripsi, seperti PPP Tunneling. Bisakah PPP Tunneling dipadukan dengan bridging.?
Test Performa Router dengan Traffic Generator
Dalam melakukan manajemen jaringan dibutuhkan sebuah perangkat yang powerfull yang mampu menghandle dan melakukan manajemen jaringan secara keseluruhan. Test performa merupakan langkah yang sebaiknya dilakukan sebelum perangkat benar-benar dipasang pada jaringan riil
Best Effort Wireless Security
Jaringan wireless merupakan jaringan yang bersifat open network. Berbeda dengan jaringan kabel dimana seseorang yang hendak terkoneksi harus mencolokkan kabel, pada jaringan wireless siapapun bisa mencoba akses kedalam jaringan tanpa terkendala secara fisik. Selama device user dapat menerima sinyal wireless dengan baik, user resmi maupun user yang tidak diinginkan tetap bisa mencoba masuk kedalam jaringan. Hal ini biasanya menjadi kekhawatiran tersendiri bagi admin jaringan wireless. Pada artikel ini akan kita bahas, penerapan security wireless yang optimal.
Mengenal System BIOS di RouterBoard
Bagi yang baru mengenal MikroTik, bisa jadi belum begitu familiar dengan langkah awal troubleshooting di router MikroTik. Sebagian besar langsung melakukan klaim garansi jika terjadi keanehan di router MikroTik. Proses pengiriman dan perbaikan tentu akan memakan waktu yang terkadang beberapa hari. Sebenarnya kita bisa melakukan langkah awal troubleshooting untuk mengetahui dan mungkin memperbaiki router yang mengalami kerusakan ringan. Seperti apa caranya ?, kita akan bahas di artikel ini.
Memetakan koneksi dengan Mark-Route
Pilihan mengunakan lebih dari satu koneksi internet bisa menjadi solusi bagi kebutuhan network yang lebih lancar dan reliable. Akan tetapi, management yang kurang baik bisa membuat munculnya permasalahan baru. Pada artikel ini, kita akan belajar tips & trik untuk mengatur traffic pada jalur tertentu.
Membedah Detail Default Konfigurasi Router MikroTik
Pernahkah Anda mencoba remote router MikroTik yang masih baru di ether1 namun tidak muncul ketika di scan menggunakan winbox ? atau mencoba setting router, namun ternyata di dalam router sudah terdapat konfigurasi yang tidak begitu familiar. Jangan khawatir, hal tersebut bukanlah malfuction router MikroTik. Pada artikel ini, akan dibahas apa yang ada di dalam sebuah router yang masih baru.
Langkah Pertama Menjaga Keamanan Router
Kebanyakan pengguna router terlalu fokus dengan fitur yang dibutuhkan saja sehingga lupa dengan kemanan router itu sendiri. Terlebih ketika router memiliki ip public. Namun jangan salah, serangan terhadap keamanan router tidak selalu berasal dari jaringan public. Bisa jadi berasal dari jaringan lokal. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas langkah pertama yang perlu dilakukan untuk menjaga router dari tangan - tangan usil.
Meminimalkan Kesalahan Konfigurasi Dengan Safe Mode
Kesalahan setting secara sengaja atau tidak sengaja mungkin pernah kita alami. Dan efek terburuk bisa jadi router malah tidak bisa diremote. Akan menjadi sangat merepotkan ketika kita setting secara remote router yang berada di lokasi yang jauh, sehingga kita tidak bisa reset router untuk mengembalikan kondisi router. Untuk meminimalkan kejadian yang cukup menganggu seperti diatas, kita bisa memanfaatkan fitur Safe Mode pada Mikrotik.
Load Balance Metode ECMP
Dengan banyaknyak metode load balance, kadang kita bingung ingin menggunakan metode yang mana. Kali ini kita akan coba tips load balance yang cukup mudah dalam hal konfigurasi dan sangat menarik untuk dicoba, load balance dengan metode ECMP.
Forwarding Dengan Fitur NAT
Dengan terbatasnya jumlah IP address membuat harga IP address juga semakin tinggi. Padahal kita memiliki beberapa server yang harus bisa diakses dari internet. Pada artikel ini, kita akan bahas solusi murah dan handal menggunakan fitur mikrotik.
Management HIT & MISS Cache Proxy
 HIT & MISS Cache Proxy
Backup Konfigurasi Mikrotik
Untuk mencegah hal - hal yang tidak diinginkan, disarankan untuk selalu melakukan backup konfigurasi router secara berkala. Disisi lain, terkadang fungsi backup ini digunakan untuk memindah konfigurasi ke router lain. Pada artikel ini akan membahas dengan kebutuhan seperti diatas apa saja yang harus dilakukan.
Pemilihan Band & Frekuensi Pada Implementasi Wireless
Pada saat kita melakukan setting wireless, selian menentukan mode, kita juha harus menentukan paramater "Band" dan "Frekuensi". Parameter ini yang nanti akan menentukan di band mana, dan frekuensi berapa interface wireless akan bekerja. Jika Anda perhatikan, ada beberapa band di seeting wireless tersebut, 2ghz-b, 2ghz-b/g, 2ghz-b/g/n, 2ghz-only G, 2ghz-only N, 5ghz-a, 5ghz-a/n, 5ghz-only N. Kemudian ada banya pilihan frekuensi sesua dengan band yang sudah dipilih. Pada artikel ini, akan dibahas apa itu band dan frekuensi, dan bagaimana cara menentukannya.
USB Tethering Android di Mikrotik
Versi terbaru RouterOS saat ini adalah versi 6.7. Selain perbaikan fitur yang sudah ada, pada versi ini ada juga penambahan fitur, salah satunya kompabilitas USB tethering Android dengan router Mikrotik. Apa itu tethering dan bagaimana implementasinya, akan kita bahas diartikel ini.
Pengkabelan
Pada sebuah jaringan komputer, agar masing - masing device bisa terkoneksi dibutuhkan media transmisi. Media ini biasa berupa kabel jaringan. Jenis kabel jaringan yang umum digunakan adalah jenis kabel UTP. Pada artikel ini, akan dibahas bagaimana cara melakukan pengkabelan UTP.
Dasar Jaringan
Jaringan komputer hampir selalu dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan pertukaran informasi didunia. Mulai dari sharing internet di rumah sampai jaringan komputer kompleks yang membangun internet. Pada artikel ini akan dibahas mengenai dasar - dasar jaringan komputer. Apa itu jaringan komputer, apa manfaatnya, kriteria jaringan dan device apa saja yang ada dalam sebuah jaringan komputer.
External Access Point Untuk Jaringan Hotspot
Tidak semua tipe Routerboard Mikrotik memiliki interface wireless internal, router ini biasanya dikategorikan sebagai router indoor, dimana didesain untuk memiliki port ethernet yang banyak. Jika kita perhatikan, router indoor biasanya tidak memiliki interface wireless, ada yang memiliki resource hardware seperti processor atau RAM yang lebih besar daripada wireless router, akan tetapi memiliki harga yang lebih murah. Lalu apa pertimbangan terbaik yang bisa dilakukan?. Apakah untuk membangun jaringan wireless harus menggunakan wireless router ?. Di artikel ini kita akan bahas, contoh implementasi sederhana menambahkan external access point pada router indoor.
Pengelolaan Jaringan Modem ADSL
Banyak metode yang digunakan untuk bisa terkoneksi ke internet, salah satunya dengan berlangganan internet Broadband/ADSL. Biasanya penyedia internet Broadband/ADSL menyertakan modem yang akan melakukan dial ke internet dari sisi client. Fungsi modem secara sederhana hanya melakukan dial ke internet, Kemudian untuk melakukan bandwidth management, firewall, dll biasanya administrator jaringan menambahkan sebuah router setelah modem, salah satunya router Mikrotik. lalu bagaimana pemasangan dan konfigurasi modem dan router agar terbentuk jaringan yang ideal?. Akan kita bahas di artikel ini.
TCP/IP (Bagian - 3) : IP Address
IP address adalah sebuah sistem pengalamatan unik setiap host yang terkoneksi ke jaringan berbasis TCP/IP. Sebuah IP address terbentuk dari 32 binary bits.  IP address bisa dianalogikan seperti sebuah alamat. Ketika sebuah datagram dikirim, informasi alamat inilah yang menjadi acuan datagram agar bisa sampai ke device yang dituju.
Pemilihan Jalur Routing
Ketika kita ditunjuk sebagai admin sebuah jaringan yang agak komplek dan ada banyak network yang akan dihubungkan, maka kita harus tahu bagaimana data akan dilewatkan. Dengan begitu, ketika ada permasalahan, kita tahu jalur mana yang bermasalah. Dengan memahami konsep routing, kita juga bisa menerapkan sistem failover. Dimana ketika salah satu jalur routing down, trafik akan dilewatkan ke jalur routing yang masih up. Internet down pada saat kondisi sibuk tentu akan menjadi suatu hal yang sangat mengganggu. Oleh karena itu banyak perusahaan yang berusaha sebaik mungkin meminimalisir downtime agar kesibukan tetap berjalan tanpa adanya hambatan yang berarti.
TCP/IP (Bagian - 2) : Protokol
Pada artikel sebelumnya sudah dibahas apa yang ada dalam sebuah paket data sehingga paket data tersebut bisa di transmisikan dengan baik, tanpa ada data yang hilang dari satu host ke host lainnya. Pada artikel ini akan dibahas, apa yang berperan diantara kedua device yang akan saling berkomunikasi sehingga akhirnya kedua device tadi bisa saling bertukar informasi.
Pemilihan Tipe VPN
Pada saat Anda mencari artikel mengenai VPN di Mikrotik, akan muncul banyak artikel VPN dengan banyak metode. Mikrotik sendiri support VPN dengan metode PPTP, L2TP, SSTP, dan OpenVPN. Dengan adanya beberapa opsi ini, kita perlu memilih tipe VPN yang cocok untuk jaringan kita. Secara umum semua type tersebut memiliki fungsi yang sama. Yang membedakan adalah autentikasi dan enkripsi yg digunakan. Pada artikel ini akan dibahas mengenai kelebihan dan kekurangan masing - masing metode VPN.
TCP/IP (Bagian -1) : Pengenalan OSI Layer
Hampir setiap hari kita menjelajah dunia internet, namun pernahkah muncul pertanyaan di benak kita bagaimana server, email, dll bisa saling bertukar data. Server yang ada di Swiss bisa dengan mudah kita akses dari kantor kita. Bagaimana semua itu bisa terjadi. Keajaiban macam apa yang dilakukan oleh komputer kita sehingga bisa mengambil data yang ada di luat sana ?. Nah, di artikel ini akan dibahas secara ringan bagaimana konsep awal jaringan komputer.
Troubleshooting Router Mikrotik
Dalam penggunaan Router, terkadang kita menenemukan kendala, entah itu hang, tidak bisa booting,dsb walaupun sudah lama digunakan. Router Mikrotik di design untuk hidup selama 7x24 jam, akan tetapi beberapa hal bisa menyebabkan permasalahan itu timbul. Kelistrikan yg tidak stabil atau terlalu sering mematikan router tanpa proses shutdown via software bisa menjadi salah penyebab router menjadi tidak bekerja sebagaimana mestinya. Sebelum anda mengajukan permohonan RMA, ada beberapa diartikel ini akan kami bahas mengenai langkah pengecekan awal yang bisa anda lakukan sendiri.
Mengamankan Jaringan dengan ARP
Sebuah jaringan tentu saja membutuhkan sebuah mekanisme keamaan yang cukup baik. Ada berbagai macam metode yang bisa diterapkan, salah satu nya dengan memaaanfaatkan protocol ARP.
PPPoE Sebagai Penangkal NetCut
NetCut adalah sebuah aplikasi yang sampai saat ini masih banyak digunakan. Aplikasi ini biasa digunakan pada jaringan di area publik, dimana pengguna NetCut (penyerang) bisa melakukan pemutusan trafik jaringan atas client yang lain. Pada artikel ini akan dibahas cara pencegahan NetCut dengan menggunakan PPPoE.
Manajemen Bandwidth Menggunakan Simple Queue
Pada sebuah jaringan terlebih yang mempunyai banyak client dibutuhkan sebuah mekanisme pengaturan bandwidth dengan tujuan mencegah terjadinya monopoli penggunaan bandwidth. Pada artikel ini akan diberikan contoh penerapan Simple Queue.
Konfigurasi Wireless Router Dalam Beberapa Klik
Mikrotik telah dikenal sebagai Router yang mempunyai segudang fungsi. Di samping itu kemudahan dalam melakukan konfigurasi menjadi nilai tambah Router Mikrotik. Dengan menggunakan utility Winbox, pengaturan Router Mikrotik lebih mudah karena disajikan dalam bentuk GUI. Kemudahan itu kini semakin ditambah dengan adanya menu baru Quick Set.
Integrasi Hotspot dengan User Manager
Artikel kali ini akan membahas bagaimana membangun managemen user yang terintegrasi menjadi satu di dalam Mikrotik UserManager dengan yang diimplementasikan di 2 buah perangkat Routerboard yang berbeda dimana masing-masing Router tersebut sudah terdapat service hotspot.
Simple Static Routing
Router Mikrotik, sesuai namanya memiliki kemampuan yang handal dalam melakukan tugas routing. Tugas utama sebuah router adalah menjembatani atau menghubungkan trafik dari sebuah network ke network yang lain. Dalam artikel ini akan kami jabarkan beberapa contoh konfigurasi routing dalam berbagai topologi berbeda yang sering diimplementasikan.
Konfigurasi VPN PPTP pada Mikrotik
Dalam membangun sebuah jaringan komputer, mungkin kita akan banyak menemukan kendala di implementasinya. Salah satu yang paling sering terjadi adalah ketika akan menghubungkan dua jaringan akan tetapi letak antar node terlalu jauh, atau bahkan sudah berbeda wilayah terpisah secara geografis. Misalnya kita akan membangun sebuah jaringan untuk menghubungkan kantor Jakarta dan Yogyakarta supaya jaringan di kantor Jakarta dapat mengakses File Server di kantor Yogyakarta. Jika ingin membangun infrastruktur sendiri mungkin terlalu sulit karena dengan kondisi tersebut sudah tidak memungkinkan lagi untuk mengimplementasikan wireless, apalagi menarik kabel UTP, sangat tidak mungkin. Salah satu solusi nya adalah menggunakan link FiberOptic, akan tetapi dengan konsekuensi biaya yang besar dan memakan waktu lama. Lantas apakah ada solusi hemat dan cepat akan tetapi tetap berorientasi terhadap keamanan data.? Ada, jawabannya adalah dengan mengimplementasikan VPN (Virtual Private Network). Dengan syarat kedua site harus sudah terkoneksi ke internet.
Mikrotik sebagai 3G/EVDO Router
Jaringan internet saat ini menjadi salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan manusia, bukan hanya sebagai media berbisnis tetapi juga media bersosialisasi. Operator juga sudah memberikan banyak pilihan koneksi untuk memudahkan para pengguna untuk tersambung ke internet.  Perangkat router Mkrotik yang dikenal "merakyat" yang sebelumnya banyak digunakan untuk jaringan Wireless dan juga kabel,  saat ini telah mampu menggunakan modem 3G/EVDO sebagai salah satu alternatif jalur penghubung ke internet.
RB250GS sebagai Multi Fungsi Switch
RB250GS memiliki kemampuan untuk meningkatkan keamanan dan segmentasi network yang berbeda di jaringan komputer Anda. Pada artikel ini akan membahas sedikit mengenai implementasi VLAN dan juga implementasi switch ini di jaringan Anda.
Load Balance menggunakan Metode PCC
Load Balance adalah salah satu pengembangan dari fungsi routing dan juga sedikit campur tangan dari firewall yang ada di Mikrotik. Pada Artikel ini kami berikan contoh kasus dan juga contoh seting beserta sedikit penjelasan mengenai implementasi Load Balance menggunakan metode PCC yang hanya bisa dilakukan di versi 3.xx dan 4.xx. 
Queue dengan SRC-NAT dan WEB-PROXY
Pada penggunaan queue (bandwidth limiter), penentuan CHAIN pada MENGLE sangat menentukan jalannya sebuah rule. Jika kita memasang SRC-NAT dan WEB-PROXY pada mesin yang sama, sering kali agak sulit untuk membuat rule QUEUE yang sempurna.
Setting Mikrotik Wireless Bridge
Sering kali, kita ingin menggunakan Mikrotik Wireless untuk solusi point to point dengan mode jaringan bridge (bukan routing). Namun, Mikrotik RouterOS sendiri didesain bekerja dengan sangat baik pada mode routing. Kita perlu melakukan beberapa hal supaya link wireless kita bisa bekerja untuk mode bridge.
Penggunaan IPSec untuk Abacus
Setting Mikrotik untuk user Abacus
Wireless LAN FAQ
Berikut ini adalah daftar pertanyaan dan jawaban yang banyak ditanyakan mengenai sistem wireless Mikrotik.

 

muka - tentang kami - produk - artikel - kontak kami
 
Copyrights 2005-2017 Citraweb Nusa Infomedia. All Rights Reserved. Generated in 0.0061 second(s).
Your IP: 23.20.64.96